bATAM –Â Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kepulauan Riau (Kepri) diprakirakan tidak stabil pada Jumat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, terutama pada pagi hingga siang hari.
Peringatan dini tersebut mencakup Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Natuna. Sementara itu, wilayah Karimun dan Kepulauan Anambas juga berpotensi mengalami hujan pada waktu tertentu.
Berdasarkan analisis atmosfer BMKG Bandara Hang Nadim Batam, tingginya kelembapan udara serta adanya aktivitas konvergensi atau pertemuan massa udara di sekitar wilayah Kepri menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Kondisi tersebut dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Petir dan angin kencang
“Secara umum, cuaca Kepri pada Jumat diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Namun, masyarakat diminta tidak mengabaikan potensi perubahan cuaca, terutama ketika hujan disertai petir dan angin kencang,” kata Andini prakirawan BMKG Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (6/11).
Di Batam, hujan berpotensi turun pada siang hari setelah kondisi berawan tebal pada pagi hari. Cuaca berawan tebal diprakirakan kembali terjadi pada malam hingga dini hari. Suhu udara berkisar 25–33 derajat Celsius dengan angin dari selatan berkecepatan 2–8 kilometer per jam.
Hujan berpotensi turun
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Tanjungpinang. Hujan berpotensi turun pada siang hari dengan suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius. Sementara itu, Kabupaten Bintan berpeluang mengalami hujan ringan pada pagi hari dan hujan pada siang hari, dengan suhu udara 24–31 derajat Celsius.
Di Kabupaten Karimun, hujan diprakirakan terjadi pada siang hari. Adapun di Kabupaten Lingga, hujan berpotensi turun sejak pagi hari sebelum cuaca berubah menjadi berawan tebal pada siang hingga dini hari.
Potensi hujan juga perlu diwaspadai masyarakat Natuna dan Kepulauan Anambas. Di Natuna, hujan diprakirakan terjadi pada siang dan dini hari. Sedangkan di Kepulauan Anambas, hujan berpeluang turun pada siang dan dini hari, dengan suhu udara berkisar 24–33 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca buruk, termasuk genangan air, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum bepergian.
Kewaspadaan juga diperlukan bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan Kepri. Perubahan cuaca yang berlangsung cepat, terutama hujan disertai angin kencang dan petir, dapat meningkatkan risiko keselamatan selama perjalanan laut.
BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi atmosfer di wilayah masing-masing.
———

