Batam – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan mendadak yang dapat terjadi di sejumlah wilayah Kota Batam pada Kamis (18/6).
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam memprediksi kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, memasuki siang hingga sore hari, peluang terbentuknya awan hujan meningkat seiring tingginya suhu permukaan dan kelembapan udara yang masih cukup tinggi di wilayah Kepulauan Riau.
Berdasarkan data prakiraan cuaca, suhu udara di Batam hari ini berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70–95 persen.
Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lokal, bahkan dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
“Cuaca pada pagi hari relatif cerah dan mendukung aktivitas masyarakat. Namun demikian, potensi hujan masih dapat terjadi secara tiba-tiba pada siang hingga sore hari. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berlangsung cepat,” ujar prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Kamis (18/6).
Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Batam Kota, Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, Batu Ampar, Bengkong, dan Lubuk Baja.
Hujan yang terjadi diperkirakan bersifat lokal dan tidak merata, sehingga sebagian kawasan dapat mengalami hujan sementara wilayah lainnya tetap berawan atau cerah.
BMKG menjelaskan bahwa tingginya kandungan uap air di atmosfer menjadi salah satu faktor utama yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, pemanasan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari juga meningkatkan peluang terbentuknya awan Cumulonimbus yang identik dengan hujan lebat sesaat, petir, dan hembusan angin kencang.
Mempersiapkan perlengkapan hujan
Masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan.
Pengendara kendaraan bermotor juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan mendadak dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kondisi jalan menjadi lebih licin.
Tidak hanya itu, BMKG juga mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut agar terus memantau informasi cuaca terkini. Perubahan cuaca yang terjadi secara cepat berpotensi memengaruhi kondisi perairan di sekitar Batam dan wilayah Kepulauan Riau lainnya.
Sementara itu, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam diperkirakan tetap berjalan normal. Meski demikian, pemantauan cuaca secara berkala terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terbentuknya awan badai yang dapat memengaruhi operasional penerbangan.
Informasi cuaca melalui kanal resmi
BMKG mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi cuaca melalui kanal resmi agar mendapatkan data yang akurat dan terkini.
Dengan memahami kondisi cuaca yang diprakirakan, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari dan mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat perubahan cuaca mendadak.
Hingga beberapa hari ke depan, pola cuaca di Batam diperkirakan masih didominasi kondisi cerah berawan dengan peluang hujan pada siang hingga malam hari. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap perubahan cuaca tetap diperlukan meskipun cuaca pada pagi hari terlihat cukup cerah.

