Batam–Rengat Makin Dekat berkat Wings Air

Batam–Rengat Makin Dekat, Wings Air Terbang Tiga Kali Seminggu.

Konektivitas transportasi udara di Provinsi Kepulauan Riau dan Riau kembali bertambah dengan dibukanya rute penerbangan baru Batam–Rengat oleh Wings Air.

Maskapai di bawah naungan Lion Air Group tersebut dijadwalkan mulai melayani penerbangan perdana pada 23 Juni 2026.

Pembukaan rute baru ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, pelaku usaha, hingga wisatawan yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup panjang melalui jalur darat dan laut untuk menuju Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Wings Air akan melayani penerbangan pulang-pergi (PP) sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Penerbangan dijadwalkan menggunakan armada ATR 72 yang memiliki kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Dengan waktu tempuh sekitar 70 menit, rute ini dinilai menjadi alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat yang bepergian antara Batam dan Rengat.

Adapun jadwal penerbangannya sebagai berikut:

Batam menuju Rengat pukul 13.10 WIB
Rengat menuju Batam pukul 14.40 WIB

Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan pembukaan rute Batam–Rengat merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jaringan konektivitas antardaerah, khususnya di wilayah Sumatera.

Menurutnya, Batam sebagai salah satu pusat ekonomi dan perdagangan di Kepulauan Riau memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Kehadiran penerbangan langsung menuju Rengat diharapkan dapat mendukung aktivitas perjalanan masyarakat maupun dunia usaha.

“Dengan hadirnya rute Batam–Rengat, kami ingin memberikan kemudahan akses transportasi udara yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, rute ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat konektivitas antarkota,” katanya, Jumat (29/5).

Ia menjelaskan, pembukaan rute tersebut juga memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat Rengat untuk terhubung dengan berbagai daerah lain melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Dari Batam, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kota besar di Indonesia maupun tujuan internasional melalui jaringan penerbangan Lion Air Group.

“Konektivitas ini tentunya membuka peluang baru bagi masyarakat, baik untuk perjalanan bisnis, pendidikan, kesehatan, maupun sektor pariwisata,” ujarnya.

Dampak positif terhadap sektor perdagangan dan logistik

Selain mempermudah mobilitas penumpang, kehadiran rute ini juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan dan logistik.

Distribusi barang dan kebutuhan usaha antara Batam dan Kabupaten Indragiri Hulu diperkirakan menjadi lebih cepat dan efisien.

Di sektor pariwisata, penerbangan langsung tersebut juga berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Batam selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisatawan domestik maupun mancanegara karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan Singapura serta Malaysia.

Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hulu memiliki potensi wisata alam dan budaya yang dinilai dapat terus dikembangkan seiring meningkatnya akses transportasi udara.

Saat ini, tiket penerbangan rute Batam–Rengat sudah mulai tersedia melalui berbagai platform pemesanan perjalanan daring. Berdasarkan pantauan, harga tiket dijual mulai sekitar Rp1 juta, tergantung waktu pemesanan dan ketersediaan kursi.

Posted in Batam, Bisnis and tagged , , , .