Internasional – Tiga negara ASEAN memperkuat kerja sama keamanan maritim melalui latihan bersama trilateral INSIMA (Indonesia, Singapura, dan Malaysia) yang digelar di Pangkalan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Batam, Kepulauan Riau.
Latihan perdana yang melibatkan Bakamla RI, Singapore Police Coast Guard (SPCG), dan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) tersebut berlangsung hingga Rabu (12/8). Kegiatan difokuskan pada penguatan sinergi penegakan hukum, keselamatan, serta keamanan maritim di kawasan strategis Selat Malaka, Selat Singapura, dan Laut Natuna Utara.
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah mengatakan, INSIMA menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi tiga negara yang berbatasan langsung dan memiliki kepentingan bersama terhadap keamanan jalur pelayaran kawasan.
“Ini merupakan sejarah baru, khususnya bagi Bakamla dan coast guard di kawasan ASEAN,” ujar Irvansyah saat konferensi pers seusai penyambutan kapal peserta di Pangkalan Bakamla Batam, Selasa (11/8).
Menurut dia, salah satu materi utama latihan adalah Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS), yakni prosedur pemeriksaan dan penindakan terhadap kapal yang dinilai berisiko.
Latihan tersebut melibatkan sekitar 60 personel dan tiga kapal patroli. Bakamla mengerahkan KN Bintang Laut, SPCG mengoperasikan PH58 White Tip Shark, sedangkan MMEA mengerahkan KM Sibuan 2224.
Menurut dia, kerja sama tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman maritim yang bersifat lintas negara. Ancaman itu antara lain penyelundupan narkotika, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), perompakan, hingga aksi terorisme melalui jalur laut.
“Ancaman maritim yang kita hadapi ini sifatnya lintas negara. Karena itu, penanganannya juga membutuhkan kerja sama yang kuat antarnegara,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan latihan perdana hanya melibatkan Indonesia, Singapura, dan Malaysia karena ketiganya merupakan negara tetangga yang memiliki kedekatan geografis dan kepentingan langsung terhadap keamanan perairan kawasan.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat koordinasi operasional dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. Ke depan, kerja sama serupa berpeluang diperluas melalui kerangka ASEAN Coast Guard Forum.
Director General MMEA Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah menyambut baik pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, latihan bersama dapat memperkuat jaringan operasional sekaligus melengkapi pertukaran informasi dan praktik terbaik yang telah dilakukan ketiga negara.
“Latihan ini memperteguh networking dan operasional kita. Di bawah kerangka kerja sama kawasan, kami berkomitmen mendukung penuh peningkatan kapasitas bersama ini,” katanya.
Sementara itu, Commander SPCG Senior Assistant Commissioner (SAC) Ang Eng Seng mengatakan, hasil praktis dari latihan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan perairan bersama.
Dia menilai koordinasi patroli, pertukaran informasi, dan latihan operasional secara langsung akan memperkuat kemampuan ketiga negara dalam merespons berbagai ancaman di laut.
“Kerja sama antara Bakamla, MMEA, dan SPCG mencerminkan hubungan erat ketiga negara. Fokus kami adalah memastikan patroli terkoordinasi, pertukaran informasi, dan latihan bersama ini menciptakan perairan yang lebih aman bagi masyarakat kita,” ujarnya.
Selain latihan VBSS yang turut disaksikan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), rangkaian kegiatan INSIMA juga diisi dengan High-Level Meeting dan penanaman pohon bersama di kawasan Zona Bakamla Barat.
Kegiatan diawali dengan kedatangan kapal SPCG White Tip Shark (PH58) dan MMEA KM Sibuan 2224 yang dijemput kapal Bakamla RI CAT 508 dan HSC 32-02 saat memasuki perairan Batam.
Pelaksanaan INSIMA di Batam merupakan tindak lanjut High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation yang digelar pada 15 Juli 2025 di Mabes Bakamla RI, Jakarta.
Melalui latihan tersebut, Indonesia, Singapura, dan Malaysia menegaskan komitmen memperkuat pengawasan serta penegakan hukum di laut guna menjaga keamanan jalur pelayaran strategis dan menghadapi ancaman maritim lintas negara secara bersama-sama.
