Batam – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat Kota Batam dan wilayah Kepulauan Riau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir yang diperkirakan terjadi sepanjang Minggu (24/5).
Cuaca di Batam hari ini diprediksi cenderung berubah-ubah, mulai dari cerah berawan pada pagi hari hingga berpotensi turun hujan ringan sampai sedang pada siang, sore, dan malam hari.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara dan suhu permukaan yang cukup hangat sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif pembentuk hujan di wilayah Kepri.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan kondisi atmosfer saat ini masih cukup aktif dan mendukung terjadinya hujan lokal yang dapat disertai kilat maupun angin kencang berdurasi singkat.
“Potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir masih berpeluang terjadi di wilayah Batam dan sekitarnya, terutama pada siang hingga sore hari.
Masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” katanya, Minggu (24/5).
Menurutnya, dinamika cuaca di wilayah pesisir seperti Batam memang relatif cepat berubah, terutama ketika terjadi pertumbuhan awan hujan pada siang hari akibat pemanasan permukaan sejak pagi.
Tingkat kelembapan cukup tinggi
BMKG mencatat suhu udara di Batam hari ini berkisar antara 26 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi.
Sementara kecepatan angin berada pada kisaran 3 hingga 8 knot dengan arah angin yang berubah-ubah mengikuti kondisi atmosfer regional.
Selain berdampak pada aktivitas masyarakat di darat, kondisi cuaca tersebut juga menjadi perhatian bagi sektor transportasi udara dan laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat Batam.
Untuk aktivitas penerbangan, BMKG Hang Nadim menyebut kondisi cuaca di sekitar Bandara Internasional Hang Nadim hingga pagi hari masih relatif aman.
Jarak pandang horizontal dilaporkan berada di atas 10 kilometer dengan kondisi cuaca cerah berawan.
Meski demikian, BMKG tetap melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan awan hujan lokal yang sewaktu-waktu dapat memicu gangguan operasional penerbangan seperti keterlambatan keberangkatan maupun proses pendaratan pesawat.
Pertumbuhan awan cumulonimbus
“Secara umum kondisi penerbangan masih aman. Namun potensi hujan sore hari tetap perlu diwaspadai karena bisa memengaruhi aktivitas take off dan landing, terutama apabila terjadi pertumbuhan awan cumulonimbus di sekitar jalur penerbangan,” ujarnya.
Tidak hanya sektor penerbangan, BMKG juga menyoroti aktivitas pelayaran internasional maupun domestik di perairan Batam yang cukup padat setiap harinya, khususnya rute Batam–Singapore dan Batam–Malaysia.
BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut di perairan sekitar Batam berada pada kisaran 0,2 hingga 0,6 meter atau masih tergolong rendah hingga sedang. Kondisi tersebut dinilai masih aman untuk operasional ferry internasional dan kapal penumpang.
Meski demikian, pengguna jasa transportasi laut tetap diminta berhati-hati terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang dan petir lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu di tengah perairan.
“Kondisi laut secara umum masih aman untuk pelayaran. Namun kami tetap mengimbau nakhoda kapal dan operator ferry agar memperhatikan pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar,” lanjutnya.
Sementara itu, aktivitas di sejumlah pelabuhan internasional Batam seperti Batam Centre, Harbour Bay, Sekupang, dan Nongsapura hingga pagi ini masih berjalan normal.
Jadwal keberangkatan ferry menuju Singapore juga dilaporkan belum mengalami gangguan signifikan.
Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir juga mulai dirasakan masyarakat Batam. Pada pagi hari cuaca cenderung panas dan cerah, namun berubah menjadi mendung disertai hujan dalam waktu singkat pada siang atau sore hari.
Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta lebih waspada, terutama pengendara sepeda motor dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca resmi melalui kanal BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat berkembang sewaktu-waktu.
Selain itu, warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan petir terjadi serta memperhatikan keselamatan saat berada di wilayah pesisir dan laut terbuka.
Dengan kondisi atmosfer yang masih cukup aktif di wilayah Kepulauan Riau, BMKG memperkirakan potensi hujan lokal di Batam masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hingga malam hari.

