SPAM Terhenti, Bintan Andalkan Sumur Bor untuk Warga

KEPRI – Pemerintah Kabupaten Bintan mengambil langkah cepat menyusul terhentinya operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Seri Kuala Lobam yang berdampak pada pasokan air bersih bagi masyarakat.

Sebagai solusi darurat, Pemkab Bintan akan membangun sumur bor di sejumlah wilayah terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

“Prioritas utama kita adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih. Sumur bor ini menjadi solusi tercepat yang bisa kita realisasikan,” katanya, Selasa (1/4).

Pembangunan sumur bor direncanakan di tiga titik, yakni Kelurahan Tanjung Permai, Kelurahan Teluk Lobam, dan Desa Teluk Sasah. Ketiga wilayah tersebut merupakan daerah yang paling terdampak akibat berhentinya operasional SPAM.

Target operasional dalam dua pekan ke depan

Menurut dia, pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan target operasional dalam dua pekan ke depan. Sementara itu, distribusi air bersih melalui organisasi perangkat daerah (OPD) dan bantuan dari pihak swasta tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Nanti sumur bor ini bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam. Lokasinya sementara di halaman kantor lurah dan kantor desa agar mudah diakses,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga membuka kemungkinan penambahan titik sumur bor jika diperlukan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari lokasi awal.

“Tim akan segera turun melakukan survei dan kajian. Jika ada lokasi lain yang lebih strategis dan memungkinkan, tentu akan kita pertimbangkan,” tambahnya.

Selain langkah jangka pendek, Pemkab Bintan juga mulai menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang dengan mengkaji potensi sumber air baku dari sejumlah waduk yang ada di wilayah tersebut.

Salah satunya adalah waduk di Kampung Limau, Desa Busung, yang berdasarkan kajian teknis memiliki volume dan tingkat keasaman (pH) air yang memenuhi standar sebagai sumber air baku SPAM.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Bintan berharap krisis air bersih yang dialami masyarakat dapat segera teratasi sekaligus mencegah dampak serupa di masa mendatang.

Posted in Kepri and tagged , .