Nelayan Pulang Melaut Temukan Jasad Bocah

Batam – Nelayan Pulang Melaut Temukan Jasad Bocah Hanyut di Perairan Tanjung Sengkuang. Pencarian terhadap Azzair Ruknuddin Baibars, bocah berusia dua tahun yang akrab disapa Ibas, berakhir duka.

Korban ditemukan meninggal dunia di perairan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (24/6).

Ibas sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus drainase saat hujan deras mengguyur Batam pada Senin (22/6) pagi.

Selama dua hari dua malam, tim SAR gabungan menyisir saluran drainase hingga perairan sekitar Tanjung Sengkuang. Tim yang terlibat terdiri dari Basarnas, TNI AL, Marinir, Kepolisian, Satpol PP, serta warga setempat.

Babinpotmar Tanjung Sengkuang, Pelda Denny Situmorang, mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Usmin, 32, warga Batu Merah, Sengkuang. Saat itu, Usmin baru pulang melaut.

Dari kejauhan, ia melihat tubuh korban terdampar di ujung tanjung dekat Pelabuhan Fendi, Tanjung Sengkuang.

“Korban ditemukan pada Rabu sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang nelayan bernama Usmin,” katanya.

Usmin kemudian mendekat untuk memastikan temuan tersebut. Setelah mengetahui bahwa benda yang dilihatnya adalah jenazah, ia langsung melapor kepada personel Patkamla Setumu yang sedang bersiaga di pelabuhan.

Menerima laporan itu, Danpatkamla Setumu, Peltu Heru, langsung berkoordinasi dengan Danposal Tanjung Sengkuang untuk proses evakuasi.

Peltu Heru bersama anggota dan warga sekitar kemudian mendatangi lokasi penemuan. Sekitar pukul 06.50 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Fendi.

Berdasarkan ciri-ciri fisik, petugas memastikan jenazah tersebut merupakan Ibas, bocah yang dilaporkan hanyut sejak Senin pagi.

Dalam proses evakuasi, Peltu Heru juga berkoordinasi dengan Basarnas agar jenazah dapat segera ditangani di pelabuhan.

“Karena dari laut jenazah hanya dibungkus menggunakan kantong plastik,” ujar Denny.

Sekitar pukul 07.10 WIB, tim yang dipimpin Peltu Heru tiba di Pelabuhan Fendi. Jenazah kemudian diserahkan kepada Basarnas untuk dimasukkan ke kantong jenazah.

Setelah itu, tim SAR bersama warga membawa jenazah ke rumah korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.

Posted in Batam and tagged .