Batam – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di wilayah Batam dan sekitarnya pada Senin (11/5) didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan hingga sedang yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Sejak pagi hari, cuaca di sejumlah wilayah Batam terpantau cerah dan panas dengan suhu udara yang cukup tinggi. Kondisi panas tersebut membuat aktivitas masyarakat berjalan normal, terutama di kawasan pusat kota dan jalur utama.
Namun memasuki siang hari, awan gelap mulai muncul di beberapa wilayah dan hujan deras turun secara tiba-tiba disertai petir di sejumlah titik.
Perubahan cuaca yang terjadi cukup cepat ini dipengaruhi tingginya kelembapan udara serta kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
BMKG mencatat suhu udara hari ini berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 90 persen. Sementara kecepatan angin berada di kisaran 5 hingga 20 kilometer per jam dari arah selatan hingga barat daya.
Wilayah Batam masih kondusif
“Secara umum kondisi cuaca di wilayah Batam masih kondusif, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi pada siang dan sore hari,” tulis prakirawan BMKG Hang Nadim Batam dalam prakiraan cuaca harian, Senin (11/5).
Beberapa wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lokal antara lain Batam Kota, Nagoya, Batu Aji, Sekupang, Nongsa, Bengkong, dan Sagulung. Di kawasan Nongsa dan pesisir timur Batam, hujan diprakirakan berpotensi disertai petir dan hembusan angin lebih kencang dibanding wilayah lainnya.
Perubahan cuaca mendadak
Selain berdampak pada aktivitas masyarakat, perubahan cuaca mendadak juga menyebabkan jarak pandang menurun di beberapa ruas jalan saat hujan deras terjadi. Pengendara diimbau lebih berhati-hati terutama pada sore hari ketika intensitas hujan meningkat.
Untuk kondisi maritim, BMKG menyebut tinggi gelombang di perairan Batam masih relatif rendah berkisar 0,1 hingga 0,2 meter sehingga aktivitas pelayaran domestik dan penyeberangan antarpulau masih tergolong aman.
Meski demikian, nelayan dan pengguna kapal kecil diminta tetap memperhatikan perkembangan cuaca karena adanya potensi peningkatan kecepatan angin secara tiba-tiba.
BMKG Hang Nadim Batam juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas luar ruangan maupun perjalanan laut guna mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

