PLN–Celesta Teken MoU 600 MVA untuk AI Data Center Jawa Barat, International Business Association (IBA) Dorong Masuknya Investor Global

Bandung, 11 Agustus 2026 Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar, khususnya AI data center yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar, stabil, dan andal.

Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital berkapasitas besar, khususnya AI data center yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar, stabil, dan andal.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat bersama para mitra dan pelaku investasi data center menggelar MoU Ceremony di Bandung, Selasa (11/8/2026), sebagai bagian dari upaya mempercepat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem AI data center di Jawa Barat.

Dalam rangkaian acara tersebut, PLN menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman dengan para mitra pengembang dan pelaku industri data center, termasuk PT Sentul Digital Park, PT Telkom Data Ekosistem, PT DISM, serta PT Celesta Teknologi International bersama PT Pijar Laju Nusantara Electricity Services. Rangkaian kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pengembangan ekosistem pusat data di Jawa Barat.

PLN dan Celesta berkomitmen dalam pengadaan penyediaan tenaga listrik tegangan tinggi 150 kV sebesar 2 × 300 MVA di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang akan terealisasikan oleh PLN pada 2027 kuarter ketiga. MoU tersebut juga mencakup rencana dukungan terhadap pengembangan infrastruktur kelistrikan tambahan, termasuk GITET berkapasitas 2 × 500 MVA, SUTET 500 kV beserta infrastruktur pendukungnya.

PLN: Momentum Strategis untuk Mempercepat Ekosistem AI Data Center

Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan PLN, antara lain Robert Aprianto Purba, Direktur Perencanaan dan Bisnis Inovatif PT PLN (Persero), M. Fahrur Rozy, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), serta Susiana Mutia, Direktur Utama PT Pijar Laju Nusantara Electricity Services.

Dalam sambutannya, M. Fahrur Rozy menekankan pentingnya PLN bergerak cepat dalam merespons tingginya permintaan listrik dari sektor AI data center, khususnya di Jawa Barat.

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan daya untuk pembangunan AI data center merupakan peluang strategis bagi PLN untuk turut mengambil bagian dalam persaingan pengembangan teknologi AI global. Ia juga melihat tiga hingga lima tahun ke depan sebagai periode penting dalam pembentukan dan penguatan ekosistem data center di Indonesia.

Pandangan tersebut sejalan dengan perhatian PLN terhadap meningkatnya permintaan daya dari proyek-proyek AI data center di Jawa Barat. General Manager PLN UID Jawa Barat juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan agar kebutuhan investasi di sektor tersebut dapat diakomodasi secara optimal.

AI Data Center dan Tantangan Infrastruktur Energi

Pertumbuhan AI secara global telah menjadikan data center sebagai salah satu infrastruktur strategis dalam ekonomi digital. AI membutuhkan pusat komputasi dengan kepadatan daya yang jauh lebih tinggi dibandingkan data center konvensional, sehingga ketersediaan listrik menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan lokasi dan kecepatan pembangunan fasilitas tersebut.

Pertumbuhan kebutuhan komputasi AI secara global juga meningkatkan kebutuhan energi untuk data center. Kondisi ini menjadikan kesiapan jaringan listrik, kapasitas pembangkitan, transformator dan infrastruktur kelistrikan lainnya sebagai faktor penting dalam pengembangan pusat data berskala besar. Indonesia sendiri tengah memasuki fase penting dalam pengembangan ekosistem tersebut. Kesiapan infrastruktur energi menjadi salah satu fondasi untuk menarik investasi baru di sektor AI, cloud computing dan data center.

Jawa Barat Menjadi Salah Satu Magnet Investasi AI Data Center

Jawa Barat, khususnya kawasan industri di sekitar Bekasi dan koridor Jakarta–Jawa Barat, saat ini menjadi salah satu kawasan yang semakin menarik bagi pengembangan data center berskala besar.

Ketersediaan kawasan industri, kedekatan dengan pusat ekonomi Jakarta, infrastruktur telekomunikasi serta kebutuhan terhadap kapasitas listrik yang besar menjadikan pengembangan infrastruktur energi sebagai elemen penting dalam memperkuat daya saing kawasan tersebut.

Melalui berbagai kerja sama dengan pelaku industri, PLN menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam menghadapi pertumbuhan kebutuhan tersebut.

Ke depan, momentum investasi AI data center di Jawa Barat diharapkan juga dapat mendorong pemerataan investasi ke berbagai wilayah Indonesia lainnya, termasuk Jawa Timur dan Kalimantan, sehingga pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

IBA: Menghubungkan Investor Global dengan Ekosistem Indonesia

Bagi International Business Association (IBA), keterlibatan dalam rangkaian kerja sama ini merupakan milestone baru dalam perannya sebagai platform penghubung antara investor global dan proyek-proyek strategis di Indonesia.

Dalam proyek AI data center ini, IBA berperan sebagai pihak yang mempertemukan investor dan pengembang AI data center dengan PT Celesta Teknologi International, sekaligus memfasilitasi komunikasi dan engagement antara investor, Celesta dan PLN terkait kebutuhan infrastruktur kelistrikan.

Sejalan dengan peran tersebut, IBA menyampaikan bahwa beberapa investor pusat data telah menyatakan minat terhadap peluang investasi AI data center di Indonesia dan telah menyatakan kesiapan untuk masuk ke tahap pembahasan serta pengembangan lebih lanjut. Ketertarikan dan kesiapan investor tersebut menjadi salah satu fokus utama IBA saat ini, seiring dengan upaya memperkuat pipeline investasi AI data center dan mempertemukan investor dengan proyek serta mitra strategis di Indonesia.

Peran tersebut menjadi bagian dari komitmen IBA untuk terus membuka akses bagi investor internasional terhadap peluang investasi strategis di Indonesia, sekaligus membantu membangun komunikasi antara investor dan pemangku kepentingan nasional maupun daerah.

“Bagi IBA, momentum ini bukan hanya mengenai satu proyek data center, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun jembatan antara investor global dan Indonesia. AI membutuhkan data center, data center membutuhkan energi, dan investasi membutuhkan ekosistem yang siap. Kami melihat IBA dapat memainkan peran penting dalam menghubungkan ketiga kebutuhan tersebut, dan Celesta merupakan proyek perdana Dimana selanjutkan beberapa project ai data center lain juga akan ikut masuk dalam jangka waktu 3 tahun ini” sebut Shanshan, Ketua Umum IBA, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Melalui kolaborasi dengan PLN, Celesta dan para pelaku industri lainnya, IBA berharap semakin banyak investor global melihat Indonesia sebagai salah satu destinasi strategis untuk pengembangan AI infrastructure, data center, digital infrastructure, dan energi di kawasan Asia Tenggara.

Menuju Ekosistem AI Indonesia yang Lebih Kompetitif

Penandatanganan MoU di Bandung ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun kesiapan ekosistem yang dibutuhkan oleh industri AI dan data center di Indonesia.

Bagi IBA, keberhasilan pengembangan AI data center tidak hanya bergantung pada investasi teknologi, tetapi juga pada kesiapan listrik, jaringan, lahan, konektivitas, regulasi, sumber daya manusia, serta ekosistem industri pendukung.

Karena itu, IBA melihat kolaborasi antara pemerintah, PLN, investor, pengembang kawasan dan pelaku teknologi sebagai fondasi penting untuk menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pasar bagi perkembangan AI, tetapi juga sebagai pusat infrastruktur AI dan digital di kawasan Asia Tenggara.

Tentang International Business Association (IBA)

International Business Association (IBA) merupakan platform yang mempertemukan investor global dengan mitra, pemerintah daerah dan proyek-proyek strategis di Indonesia.

IBA berperan dalam memfasilitasi komunikasi, business matching, pengembangan investasi serta membuka akses bagi investor internasional terhadap berbagai peluang strategis di Indonesia, termasuk infrastruktur digital, energi, data center, teknologi, kesehatan, pendidikan dan sektor strategis lainnya.

Dalam pengembangan AI data center, IBA berkomitmen untuk terus menjadi jembatan antara investor global, pelaku industri dan pemangku kepentingan Indonesia guna mendorong masuknya investasi berkualitas dan memperkuat ekosistem digital nasional.

 

Posted in Internasional, Nasional and tagged .