Batam – Konektivitas digital antara Batam dan Singapura semakin kuat setelah kabel bawah laut Nongsa–Changi Cable (NCC) resmi mendarat di Nongsa Digital Park, Batam.

Kabel digital tersebut menghubungkan Batam secara langsung dengan Singapura dengan tingkat latensi ultra-rendah, yakni kurang dari dua milidetik. Infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan pusat data, layanan komputasi awan atau cloud, serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Seremoni pendaratan kabel dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong, serta sejumlah pejabat dan pimpinan industri dari kedua negara.

Kabel NCC membentang melintasi Selat Singapura dengan kapasitas lebih dari 1,6 petabit per detik. Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi TelkomGroup melalui Telin, BW Digital, dan Citramas Group melalui Nongsa Digital Park.

Kehadiran kabel NCC

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran kabel NCC menjadi fondasi penting dalam membangun koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura.

Menurutnya, Batam saat ini berkembang pesat sebagai salah satu gerbang utama ekonomi digital Indonesia. Pertumbuhan industri pusat data di Batam disebut mencapai 22 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 19 persen.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan pendaratan kabel bawah laut, tetapi juga koneksi digital yang lebih kuat antara dua negara. Batam tumbuh pesat sebagai gerbang digital Indonesia, dan infrastruktur ini menjadi fondasi fisik koridor digital baru,” katanya, Senin (20/7).

Memperkuat kemitraan strategis

Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong menyampaikan bahwa proyek tersebut semakin memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Singapura di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dia menilai kedua negara memiliki keunggulan yang saling melengkapi. Singapura memiliki konektivitas global dan lingkungan bisnis yang terpercaya, sedangkan Indonesia memiliki skala pasar, sumber daya manusia, lahan pertumbuhan, dan potensi energi terbarukan.

“Singapura membawa konektivitas global dan lingkungan bisnis terpercaya, sedangkan Indonesia membawa skala, talenta, lahan pertumbuhan, serta potensi energi terbarukan,” katanya.

Direktur Utama PT Telkom Indonesia Dian Siswarini menambahkan, pendaratan kabel NCC menjadi tonggak penting dalam mendukung kedaulatan digital Indonesia.

Infrastruktur tersebut juga diharapkan memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan industri digital sekaligus mempertahankan peran Singapura sebagai salah satu hub digital utama di kawasan.

Dengan kapasitas besar dan latensi yang rendah, kabel NCC diproyeksikan meningkatkan kecepatan, stabilitas, dan keandalan pertukaran data antara Indonesia dan Singapura.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan, serta pendiri Citramas Group Kris Wiluan.

Posted in Batam and tagged .