Batam – Pemerintah Kota Batam resmi membuka layanan Bus Trans Batam Koridor 7 dengan rute Batam Center–Bandara Hang Nadim–Nongsa mulai Kamis, 2 Juli 2026. Kehadiran rute baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas transportasi publik di Batam.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, menjelaskan bahwa layanan Trans Batam menuju kawasan bandara bertujuan membangun integrasi transportasi laut, darat, dan udara. Dengan adanya rute ini, masyarakat maupun penumpang yang tiba dari pelabuhan dapat melanjutkan perjalanan menuju Bandara Hang Nadim menggunakan transportasi umum yang lebih terjangkau.
Transfer Point Batam Center
Tarif layanan ini ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta anak-anak. Tiket dapat dibeli langsung melalui petugas di dalam bus atau di Transfer Point Batam Center yang berada di depan Hotel Harris.
Yusfa menegaskan, hadirnya Trans Batam di kawasan bandara tidak dimaksudkan untuk menggantikan moda transportasi yang telah tersedia, seperti taksi bandara maupun angkutan daring. Menurutnya, setiap moda transportasi memiliki segmen pengguna masing-masing.
“Semua moda transportasi memiliki pasarnya masing-masing. Justru dengan bertambahnya pilihan, akan tercipta kompetisi yang sehat sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya, Kamis (2/7).
Sistem operasional Trans Batam
Pada tahap awal, bus akan beroperasi dengan jarak waktu keberangkatan atau headway sekitar 20 menit pada jam sibuk pagi hari dan 30 menit pada siang hingga sore hari. Sistem operasional Trans Batam juga tidak memperbolehkan armada mengetem atau menunggu penumpang di halte.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Anang Setia Budhi, menyambut positif kehadiran layanan Trans Batam menuju Bandara Hang Nadim. Ia menilai layanan ini dapat meningkatkan aksesibilitas sekaligus memberikan kemudahan bagi pengguna jasa bandara.
Dukungan juga disampaikan Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Donny Tondanu. Ia menyebut jalur integrasi menuju bandara merupakan bagian penting dari pengembangan sistem transportasi massal masa depan di Batam.
Menurut dia, pengelola tetap perlu menjaga aspek keamanan, kenyamanan, dan mutu pelayanan agar masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum.
————-
