Proyek Data Center Hyperscale Dorong Transformasi Digital Batam

Teknologi – Batam semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia melalui pengembangan proyek pusat data (data center) berskala hyperscale. Kehadiran proyek ini dinilai menjadi motor penting dalam mendorong transformasi digital di kawasan tersebut.

Proyek tersebut dikembangkan sebagai bagian dari ekspansi infrastruktur digital untuk mendukung kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI), layanan cloud, serta ekosistem data global yang terus berkembang pesat di kawasan Asia-Pasifik.

Pengembangan pusat data hyperscale ini juga melanjutkan tren investasi digital yang sebelumnya telah masuk ke Batam, sekaligus memperluas kapasitas kota tersebut sebagai hub teknologi yang terintegrasi dengan jaringan regional, termasuk model konektivitas Singapura–Johor–Batam (SIJORI).

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebutkan bahwa kehadiran proyek pusat data berskala besar ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Batam.

Batam semakin kompetitif sebagai destinasi investasi digital.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta dukungan energi yang memadai menjadi faktor kunci yang membuat Batam semakin kompetitif sebagai destinasi investasi digital.

“Masuknya investasi pusat data hyperscale ini menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya sebagai hub digital kawasan. Kami terus berkomitmen mempercepat perizinan dan memastikan infrastruktur pendukung berjalan optimal,” ujarnya, Jumat (17/4).

Sementara itu, pihak pelaku industri menilai Batam memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekosistem data center di Asia Tenggara.

CEO DayOne, Jamie Khoo, menegaskan bahwa Batam menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan jaringan pusat data regional.

Dukungan infrastruktur, dan kemudahan regulasi

“Batam memiliki keunggulan dari sisi lokasi, dukungan infrastruktur, dan kemudahan regulasi. Ini menjadi faktor penting dalam pengembangan platform pusat data lintas negara di kawasan SIJORI,” katanya.

Selain memperkuat infrastruktur digital, proyek ini juga didukung pengembangan energi berkelanjutan, termasuk rencana pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan industri digital yang terus meningkat.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan bahwa sinergi antara penyedia energi dan pengembang data center menjadi kunci keberhasilan transformasi digital di Batam.

“Kami mendukung penuh pengembangan ekosistem data center di Batam melalui penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini akan memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital,” ujarnya.

Transformasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja baru di sektor teknologi dan industri pendukung.

Dengan masuknya proyek pusat data hyperscale, Batam dinilai semakin siap bersaing sebagai salah satu destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara dan memperkuat perannya dalam peta transformasi digital nasional.

Posted in Batam, Teknologi and tagged , .