BMKG Peringatkan Hujan Disertai Petir di Kepri, Nelayan Batam Diminta Waspada

KEPRI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau, Jumat (17/4). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam menyebutkan, kondisi tersebut dipicu oleh adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) serta tingginya kelembapan udara di lapisan atas.

“Adanya konvergensi di wilayah Kepri, ditambah kelembapan udara yang tinggi, menyebabkan pertumbuhan awan hujan menjadi lebih signifikan,” ujarnya.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Kepulauan Riau umumnya berawan dengan potensi hujan yang terjadi merata sejak pagi hingga siang hari.

Potensi curah hujan kategori sedang

Masyarakat diminta waspada terhadap potensi curah hujan kategori sedang, yakni berkisar 20–50 mm per hari, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kota Batam dan Tanjungpinang pada pagi hingga siang hari, Kabupaten Bintan pada periode yang sama, serta Kabupaten Karimun pada pagi hari dan Lingga pada siang hari.

Di sisi lain, nelayan pesisir Batam mulai mengantisipasi perubahan cuaca yang tidak menentu tersebut.

“Kalau angin tiba-tiba kencang dan hujan turun, kami biasanya tidak melaut jauh. Keselamatan tetap yang utama,” kata Udin, 45, seorang nelayan.

Nelayan lainnya mengaku lebih memilih menunda melaut atau berangkat lebih awal agar dapat kembali sebelum kondisi cuaca memburuk.

Berdasarkan data BMKG, suhu udara diprakirakan berkisar 25–31 derajat Celsius dengan angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya berkecepatan 1–14 km per jam.

Posted in Kepri and tagged , .