Angka Kecelakaan Kerja Tinggi, Kepri Fokus Awasi Galangan Kapal

Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperketat pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sektor industri berisiko tinggi, khususnya galangan kapal. Langkah ini diambil menyusul masih tingginya angka kecelakaan kerja fatal di wilayah tersebut yang tercatat mencapai sekitar 6.000 kasus kematian sejak tahun 2023.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Diky Wijaya, mengatakan penguatan pengawasan K3 menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan kerja. Momentum peringatan Bulan K3 Nasional ke-53 dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan komitmen antara pemerintah, pelaku usaha, dan para pekerja.

Menurut dia, pengawasan saat ini difokuskan pada perusahaan galangan kapal yang beroperasi di luar kawasan industri terintegrasi. Lokasi tersebut dinilai lebih rentan terhadap pengabaian standar keselamatan kerja dibandingkan galangan yang berada di kawasan industri resmi.

“Kami menghimpun seluruh pemangku kepentingan agar memiliki komitmen yang sama dalam penerapan K3. Fokus kami adalah menata kembali sistem pembinaan dan pengawasan di sektor galangan kapal agar kecelakaan kerja dapat ditekan secara signifikan,” katanya, Minggu (8/2).

Sebagai upaya pencegahan, Disnakertrans Kepri mendorong setiap perusahaan untuk membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Keberadaan P2K3 diharapkan menjadi instrumen pembinaan internal perusahaan yang terintegrasi dengan pengawasan pemerintah.

Melalui P2K3, Disnakertrans akan melakukan edukasi langsung kepada pekerja, terutama bagi mereka yang belum memiliki sertifikasi kompetensi sesuai bidang kerja. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelalaian prosedur maupun kurangnya keahlian teknis.

Selain pembinaan, strategi pengawasan juga mencakup sosialisasi regulasi K3, pembaruan data perusahaan, hingga audit investigasi pascakecelakaan. Audit tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi akar permasalahan secara menyeluruh sehingga perbaikan sistem keselamatan dapat diterapkan secara permanen dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap penguatan pengawasan ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pelaku industri terhadap pentingnya penerapan K3 di setiap lini produksi.

Posted in Batam and tagged , .