Kepri – Empat warga Kelurahan Ranai Darat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), berhasil ditemukan selamat setelah tersesat selama empat hari di kawasan Hutan Gunung Bedung.
Keempat warga tersebut yakni Wardi, 39 tahun, Supriadi, 44 tahun, Arudin, 40 tahun, dan Irfan, 40 tahun. Mereka ditemukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna pada Jumat pekan lalu.
Keempatnya sebelumnya masuk ke kawasan hutan Gunung Bedung pada Selasa (25/8) sekitar pukul 04.00 WIB untuk mencari buah kembang semangkok. Mereka berencana kembali pada sore hari, namun kehilangan arah setelah hujan deras dan cuaca buruk melanda kawasan tersebut.
Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) SAR Natuna, Budiman, mengatakan pencarian dilakukan setelah keluarga melaporkan keempat warga tidak kunjung kembali. Menurutnya, saat berada di hutan, keempat warga mengalami kesulitan menentukan arah karena kondisi cuaca membuat petunjuk alami yang biasa digunakan tidak terlihat.
“Namun di saat mau balik itu kata mereka cuaca di Gunung Bedung ini hujan gelap pas mau pulang sorenya. Sedangkan petunjuk mereka itu matahari, di saat itulah mereka mulai tersesatnya,” katanya Ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/9).
Tim SAR Gunakan Titik Lokasi dari Ponsel Korban
Pencarian terhadap empat warga tersebut dilakukan melalui sejumlah jalur. Hingga hari kedua, tim belum menemukan keberadaan mereka. Petunjuk pencarian diperoleh setelah keluarga menerima komunikasi singkat dari korban. Saat itu, keempat warga berhasil mendapatkan sinyal telepon meski kondisi baterai ponsel hampir habis.
“Mereka sempat dapat sinyal, tapi kondisi baterai HP hampir habis. Mereka bilang keluarganya bahwa sudah tersesat dan mengikuti aliran sungai untuk mencari jalan keluar,” ujar Budiman.
Sebelum komunikasi terputus, korban sempat mengirimkan titik lokasi melalui fitur berbagi lokasi. Informasi tersebut kemudian digunakan Tim SAR untuk menentukan arah pencarian.
“Yang jadi petunjuknya beruntung mereka sempat kirim sharelok, dan itulah yang membantu kami menentukan arah pencarian,” ungkapnya.
Berdasarkan titik lokasi tersebut, Tim SAR membagi pencarian melalui dua jalur, yakni dari Desa Selemam dan Desa Tapau. Petugas menggunakan motor trail serta drone untuk membantu melihat kondisi medan.
Dia mengatakan, tim harus menempuh perjalanan sekitar 11 kilometer masuk ke kawasan hutan untuk mencapai lokasi yang diperkirakan menjadi tempat korban berada.
