Cuaca Batam Labil, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Petir

Batam – Kondisi cuaca di wilayah Batam, Kepulauan Riau, hari ini diprakirakan cenderung labil dengan potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari, bahkan berpeluang disertai petir dan angin kencang.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, suhu udara di Batam berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 96 persen.

Kecepatan angin terpantau relatif ringan, berkisar antara 10 hingga 16 kilometer per jam. Kondisi ini membuat udara terasa hangat dan cukup gerah, terutama pada siang hari.

Pada pagi hari, cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan sehingga masih mendukung aktivitas masyarakat. Namun, perubahan cuaca diprediksi terjadi mulai siang hingga sore, ketika hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah.

Hujan tersebut juga berpeluang meningkat intensitasnya dan disertai petir serta angin kencang. Sementara itu, pada malam hari, kondisi cuaca diperkirakan kembali berawan.

Berdasarkan kondisi terkini, suhu udara berada di kisaran 26 hingga 28 derajat Celsius dengan langit berawan serta potensi gerimis ringan di beberapa titik.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang labil ini dipengaruhi oleh faktor atmosfer, seperti pertemuan dan belokan angin (konvergensi/shearline), yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.

Petir dan angin kencang

“Secara umum cuaca diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi, siang, dan dini hari di beberapa wilayah,” katanya, Selasa (28/4).

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Sejumlah warga Batam mengaku telah mengantisipasi kondisi cuaca yang cepat berubah. Rudi, 34, warga Tiban, mengatakan dirinya kini selalu membawa jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.

“Sekarang cuaca cepat berubah, pagi panas tapi siang tiba-tiba hujan. Jadi harus siap-siap,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rivaru, 29, warga Batam Centre. Ia mengaku khawatir hujan deras dapat mengganggu aktivitas, terutama saat jam pulang kerja.

“Kalau hujan deras biasanya jalan jadi macet, jadi agak khawatir kalau pas jam pulang kerja,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi cukup cepat. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa payung atau jas hujan serta berhati-hati saat berkendara karena jalanan berpotensi licin.

Secara umum, kondisi cuaca di Batam masih tergolong normal, namun kewaspadaan tetap diperlukan guna mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Posted in Batam and tagged , , .