Tiket Pesawat Makin Mahal, Penumpang Diminta Atur Strategi Perjalanan

Nasional – Pemerintah menetapkan kenaikan batas tarif tiket pesawat domestik sebesar 9–13 persen seiring meningkatnya biaya operasional maskapai akibat lonjakan harga avtur sejak awal April 2026. Kebijakan ini menjadi respons terhadap tekanan industri penerbangan yang kembali dipengaruhi gejolak harga energi global.

Di tengah kenaikan tarif tersebut, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam terpantau tetap berjalan normal. Pergerakan penumpang, baik kedatangan maupun keberangkatan, masih stabil meski harga tiket mengalami penyesuaian.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan jumlah penumpang di tengah dinamika yang terjadi di industri penerbangan.

“Kami terus memonitor tren pergerakan penumpang di tengah dinamika industri penerbangan akibat kenaikan avtur dan penyesuaian tarif oleh maskapai,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Kenaikan harga tiket

Menurutnya, kenaikan harga tiket berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam merencanakan perjalanan udara. Oleh karena itu, calon penumpang diminta untuk lebih cermat dalam menyusun rencana perjalanan.

Penumpang disarankan memantau secara berkala kanal resmi maskapai guna mendapatkan harga terbaik maupun promo yang tersedia. Selain itu, perencanaan perjalanan sejak jauh hari dinilai dapat membantu menekan biaya yang harus dikeluarkan.

Sejumlah penumpang yang baru tiba di Bandara Hang Nadim Batam mengaku mulai merasakan dampak kenaikan harga tiket tersebut.

“Harga tiket sekarang memang terasa lebih mahal dibanding sebelumnya. Saya jadi harus atur ulang jadwal perjalanan, biasanya bisa dadakan, sekarang harus pesan dari jauh hari supaya dapat harga lebih terjangkau,” ujar Rina, 25, penumpang asal Jakarta.

Hal serupa disampaikan Muslim, 33, penumpang rute Surabaya–Batam. Ia mengaku kenaikan harga tiket cukup memberatkan, terutama saat bepergian bersama keluarga.

“Kenaikan tiket cukup terasa, apalagi kalau bepergian dengan keluarga. Tapi sejauh ini penerbangan tetap lancar. Ke depan mungkin saya akan lebih sering cari promo atau pilih jadwal yang lebih fleksibel,” katanya.

Di sisi lain, pengelola bandara terus berupaya menjaga keseimbangan operasional di tengah tekanan biaya yang meningkat. PT BIB memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan efisiensi serta menjaga keberlanjutan ekosistem penerbangan.

Posted in Nasional and tagged , , .