Jumlah SPBU di Batam Capai Puluhan Unit, Distribusi BBM Dipastikan Aman

Batam – Jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam saat ini tercatat mencapai puluhan unit yang tersebar di berbagai wilayah. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 30 hingga 37 SPBU yang aktif beroperasi dan melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat.

Meski secara keseluruhan jumlah SPBU yang terdaftar lebih banyak, beberapa unit diketahui sudah tidak lagi beroperasi. Namun demikian, jumlah SPBU yang tersedia saat ini dinilai masih mencukupi untuk menunjang distribusi BBM di Kota Batam, baik untuk kendaraan pribadi maupun sektor industri dan transportasi.

Ketua Tim Checker (Lapangan) Pertamina, Galuh Anjasmara, memastikan bahwa kondisi penyaluran BBM di seluruh SPBU dalam keadaan aman dan terkendali. Ia menyebut tidak ditemukan kendala berarti dalam proses distribusi di lapangan.

“Saat ini kondisi penyaluran BBM di SPBU aman, tidak ada kendala,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4).

Pantauan Media Indonesia di sejumlah titik SPBU, seperti di kawasan Sekupang, Tiban, dan Vitka, juga menunjukkan kondisi yang sama. Aktivitas pengisian BBM berlangsung normal, tanpa antrean panjang maupun gangguan distribusi. Masyarakat terlihat tetap dapat mengakses layanan BBM dengan lancar seperti biasa.

Sejumlah pengendara juga mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM. Salim , 34, salah seorang pengendara di kawasan Tiban, mengatakan bahwa pelayanan di SPBU berjalan seperti biasa tanpa antrean yang berarti.

“Tidak ada antrean panjang, pengisian juga cepat seperti biasa,” ujarnya.

Faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi

Hal senada disampaikan Rama, 29, pengendara lainnya di Sekupang, yang mengaku tidak menemukan kendala saat mengisi bahan bakar.

“Stoknya aman, saya isi BBM lancar saja, tidak perlu menunggu lama,” katanya.

Selain itu, ketersediaan stok BBM di SPBU juga dipastikan dalam kondisi cukup. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Galuh menambahkan, pihaknya bersama tim terus melakukan pemantauan secara berkala di lapangan untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai dengan standar operasional. Pengawasan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan kondisi distribusi yang stabil dan jumlah SPBU yang memadai, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari pun diharapkan dapat terus berjalan dengan baik tanpa hambatan.

Pihak Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan, serta mengikuti aturan yang berlaku, khususnya untuk BBM bersubsidi, agar penyalurannya tetap tepat sasaran.

Posted in Batam and tagged , .