Harga Emas Batam Naik Tipis

Ekonomi – Harga emas di Batam terpantau mengalami kenaikan tipis pada Minggu (26/4), seiring penguatan dolar Amerika Serikat yang masih memberi tekanan pada pasar komoditas global, termasuk logam mulia.

Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di level Rp2.825.000 per gram. Angka ini relatif stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya, setelah pada Sabtu (25/4) tercatat naik sekitar Rp20.000 dari posisi Jumat (24/4) yang berada di kisaran Rp2,80 juta per gram. Pergerakan tersebut mencerminkan tren kenaikan bertahap dalam dua hingga tiga hari terakhir, meskipun belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Untuk harga buyback atau pembelian kembali, tercatat berada di kisaran Rp2.636.000 per gram, yang juga relatif stabil dan mengikuti pola pergerakan harga jual.

Di tingkat lokal Batam, harga emas 24 karat di sejumlah toko emas diperdagangkan pada kisaran Rp2,7 juta hingga Rp2,8 juta per gram, tergantung jenis, kadar, serta biaya tambahan seperti ongkos pembuatan dan margin penjual. Dibandingkan dua hari sebelumnya, harga tersebut mengalami kenaikan tipis, terutama pada jenis emas batangan dan perhiasan dengan kadar tinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar emas lokal masih bergerak sejalan dengan tren global. Penguatan dolar AS cenderung menekan harga emas secara internasional, namun ketidakpastian ekonomi global tetap menopang permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Seorang pegawai di Toko Mas Paris, Batam, mengatakan bahwa kenaikan harga emas dalam beberapa hari terakhir masih tergolong wajar dan belum terlalu memengaruhi pola konsumsi masyarakat.

“Dalam dua sampai tiga hari ini memang ada kenaikan, tapi tidak terlalu besar. Pembeli masih cenderung menunggu apakah harga akan naik lagi atau justru turun,” ujarnya, Minggu (26/4).

Harga emas masih berada di level tinggi

Menurut dia, perilaku konsumen saat ini cenderung lebih berhati-hati, terutama karena harga emas masih berada di level tinggi. Sebagian masyarakat memilih menunda pembelian sambil memantau perkembangan harga dalam beberapa hari ke depan.

“Biasanya kalau harga mulai naik terus, pembeli agak menahan. Tapi kalau turun sedikit, baru ramai lagi,” katanya.

Di sisi lain, minat investasi emas masih terlihat stabil, terutama dari masyarakat yang memanfaatkan tren kenaikan sebagai sinyal jangka panjang. Meski demikian, fluktuasi harga membuat sebagian investor memilih strategi wait and see.

Pengamat pasar menilai, pergerakan harga emas dalam waktu dekat masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, inflasi, serta kondisi geopolitik dunia.

Dengan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif namun cenderung bertahan di level tinggi. Masyarakat diimbau untuk mencermati pergerakan harga sebelum melakukan transaksi, baik untuk investasi maupun kebutuhan perhiasan.

Posted in Batam, Ekonomi and tagged , , .