Batam – Sebuah gudang pendingin di Kawasan Industri Union, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, dilalap api. Gudang tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan jeruk manis impor dan dilaporkan hangus terbakar bersama seluruh isinya.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan gudang. Api awalnya terlihat kecil dari dalam ruang pendingin, namun dengan cepat membesar dan memicu kepulan asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke udara.
Puluhan petugas keamanan yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun, api yang cepat menjalar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga mereka memilih menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan.
Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Batuampar dan diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran. Penanganan dilakukan dengan cepat guna mencegah api merembet ke gudang lain di kawasan industri tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Sejumlah armada mobil pemadam diturunkan untuk melakukan pemadaman secara intensif.
Proses pemadaman berlangsung cukup alot karena material di dalam gudang mudah terbakar. Petugas bekerja ekstra keras agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan sekitar.
Akibat kejadian ini, gudang pendingin beserta seluruh isinya dilaporkan ludes terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi di dalam gudang.
Kapolsek Batuampar, Kompol Amru Abdullah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Kompol Amru Abdullah, Jumat (23/1)

