Tragedi di Jembatan 5 Barelang: Tiga Siswa SMP Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut

BATAM – Suasana duka mendalam menyelimuti warga Batam setelah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di kawasan Jembatan 5 Barelang pada Minggu (5/4/2026). Insiden tragis yang terjadi di siang hari ini merenggut nyawa tiga orang remaja yang masih berstatus siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kronologi Singkat
Kecelakaan dilaporkan terjadi di ruas Jalan Trans Barelang, tepatnya di sekitar area Bukit Bismillah dekat Jembatan 5. Berdasarkan informasi di lapangan, para korban tengah melintas di jalur tersebut sebelum terlibat dalam kecelakaan fatal yang mengakibatkan ketiganya meninggal dunia langsung di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Satlantas Polresta Barelang masih melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kendaraan apa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Salah satu korban teridentifikasi bernama Safaraz Akma, siswa kelas 9 SMPIT Insan Harapan. Kepergian remaja ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya.
Identitas Korban
Kecelakaan ini melibatkan tiga orang remaja yang semuanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Inisial ketiga korban adalah:
  • Safaraz Akma (15 tahun): Siswa kelas 9 SMPIT Insan Harapan. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Sei Temiang pada Minggu sore (5/4).
  • Rafi Artha (15 tahun): Rekan sekolah Safaraz di SMPIT Insan Harapan yang juga meninggal dunia di lokasi kejadian.
  • Raihan Safiq (15 tahun): Rekan korban yang turut menjadi korban jiwa dalam insiden tragis tersebut.
Jenazah Safaraz telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang pada Minggu sore. Ratusan pelayat, mulai dari pihak keluarga, teman seangkatan, hingga guru-guru, turut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.
Suasana pemakaman berlangsung sangat haru, diiringi doa dan isak tangis dari para pelayat yang tidak menyangka musibah ini terjadi begitu cepat.
Imbauan Keselamatan
Kawasan Trans Barelang memang dikenal sebagai jalur yang rawan kecelakaan karena kontur jalan yang lurus namun memiliki beberapa titik tikungan dan tanjakan tajam.
Warga diimbau untuk selalu berhati-hati, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kelengkapan keselamatan saat berkendara, terutama bagi para remaja di bawah umur yang belum memiliki izin mengemudi.
Posted in Batam and tagged .