BATAM – Tim SAR Gabungan Kota Batam masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pria berinisial N (35) yang dilaporkan melompat dari Jembatan 5 Barelang (Jembatan Tuanku Tambusai) pada Senin pagi, 23 Maret 2026.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa:
- Satu unit sepeda motor.
- Sepasang sandal yang tersusun rapi.
- Kartu identitas (SIM) atas nama Nusyirwan, warga asal Karimun.
Hingga Rabu (25/03/2026), tim SAR yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan relawan masih menyisir area perairan sekitar Jembatan 5. Kendala arus laut yang cukup kuat di bawah jembatan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian ini.
Pihak kepolisian setempat telah mengamankan barang bukti milik korban dan sedang mendalami motif di balik kejadian tersebut dengan memanggil pihak keluarga.
Pihak keluarga dari Karimun telah mengonfirmasi bahwa barang bukti berupa sepeda motor, sandal, dan kartu identitas (SIM) yang ditemukan di lokasi benar merupakan milik korban (Nusyirwan).
Memantau langsung proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR
Sebagian anggota keluarga dikabarkan telah tiba di Batam untuk memantau langsung proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di sekitar perairan Jembatan Tuanku Tambusai.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Galang telah meminta keterangan dari pihak keluarga untuk mendalami motif atau latar belakang kejadian ini, termasuk kondisi psikologis atau masalah yang mungkin sedang dihadapi korban sebelum kejadian.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu kabar dari tim SAR yang terus menyisir area perairan, mengingat arus di bawah Jembatan 5 dikenal cukup kuat.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden serupa di rangkaian Jembatan Barelang. Masyarakat dihimbau untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di area jembatan.

