Pada era tahun 1930 – an muncul idola anak-anak pada zaman itu yang terkenal dengan ikon Bayam nya. Dimana setelah memakan bayam segar dalam kaleng tubuhnya akan mengalami penigkatan stamina secara drastis untuk mengalahkan musuh-musuh nya.
Hal tersebut dilakukan demi menyelamatkan pujaan hatinya, Olive yang selalu diganggu oleh Brutus dengan segala akal bulusnya. Pada zaman tersebut bahkan hingga kini Popeye digambarkan sebagai sosok pahlawan memerangi sebuah kejahatan cukup dengan mengkonsumsi bayam.
Faktanya, kemunculan Film Kartun Popeye produksi Thimble Theater ini berawal dari seorang ilmuwan jerman Erich Von Wolf yang salah mencatat kandungan zat besi pada bayam. Dimana seharusnya kandungan zat besi tertulis 3.5mg/100g namun ditulis 35mg/100g. hal tersebut memicu dampak besar bagi penjualan bayam pada masa itu, tercatat hasil penjualan bayam di Amerika Serikat naik 33% dalam kurun waktu 10 tahun.
Berikut sekilas mitos dan fakta tentang bayam
Mitos Populer Fakta Berdasar Riset
“Bayam punya zat besi 10x daging” Salah total! Bayam hanya 2,7 mg/100g vs daging 2,6 mg/100g. Kesalahan koma 1870 baru dikoreksi 1937
“Popeye bikin anak-anak suka bayam” Bukan cuma suka, Penjualan bayam AS benar-benar naik 33% pasca kartun 1930-an
“Bayam kaleng lebih baik” Kaleng mengurangi vitamin C. Bayam segar lebih baik untuk penyerapan zat besi
Meskipun banyak mitosnya, namun bayam merupakan salah satu sayuran yang kaya akan serat yang baik bagi tubuh, dan sejuta kenangan dari setiap suapan bayam yang masuk ke mulut Popeye saat melawan Brutus demi menyelamatkan Olive.

