Proyek Pura Rp2,4 Miliar Buka Peluang Kerja dan Usaha Lokal

Batam – Pembangunan fasilitas ibadah di Pura Agung Amerta Buana, Sei Ladi, Kecamatan Sekupang, tak hanya berdampak pada peningkatan sarana keagamaan, tetapi juga membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat sekitar. Proyek senilai Rp2,4 miliar yang dihibahkan Pemerintah Kota Batam ini mulai menggeliatkan aktivitas ekonomi lokal.

Anggaran hibah tersebut digunakan untuk pembangunan Gedong Barong senilai sekitar Rp600 juta serta tembok penyengker dengan nilai kurang lebih Rp1,8 miliar. Dalam proses pengerjaannya, panitia pembangunan melibatkan tenaga kerja lokal, mulai dari tukang bangunan, pekerja harian, hingga pemasok material, Rabu (18/2).

Ketua Panitia Pembangunan Pura Agung Amerta Buana, I Made Sondra Wijaya, mengatakan pihaknya berupaya memprioritaskan warga sekitar dalam pelaksanaan proyek. Menurutnya, selain meningkatkan fasilitas ibadah, pembangunan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Pekerja yang terlibat sebagian besar dari lingkungan sekitar. Untuk material juga kami menggandeng pemasok lokal agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” katanya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan fasilitas keagamaan harus memberi nilai tambah bagi masyarakat luas. Ia menyebut proyek tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Sejumlah pelaku usaha kecil di sekitar kawasan Sekupang mengaku mulai merasakan peningkatan aktivitas sejak proyek berjalan. Warung makan, toko bahan bangunan, hingga jasa angkutan material mengalami kenaikan permintaan.

Selain dampak jangka pendek selama masa konstruksi, pengelola pura juga optimistis penambahan Gedong Barong dan tembok penyengker akan meningkatkan kunjungan umat maupun wisatawan. Pura Agung Amerta Buana selama ini tidak hanya menjadi pusat ibadah umat Hindu di Batam, tetapi juga kerap dikunjungi wisatawan mancanegara dari India, Singapura, dan Malaysia.

Dengan penguatan fasilitas tersebut, pemerintah daerah berharap kawasan pura dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata spiritual unggulan di Batam. Jika kunjungan meningkat, peluang usaha bagi pedagang, pelaku UMKM, dan sektor jasa di sekitar lokasi pun diproyeksikan ikut tumbuh.

Posted in Batam and tagged , .