Batam – Musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi kian dekat. Sebanyak 695 calon jemaah haji (JCH) Kota Batam kini memasuki tahap pemantapan akhir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Mereka akan tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 1, Kloter 2, dan Kloter 25 bersama jemaah asal Kepulauan Riau lainnya.
Pemantapan itu dilakukan melalui manasik haji tingkat kota yang digelar di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Kota, Sabtu (14/2). Kegiatan ini menjadi rangkaian akhir pembinaan setelah sebelumnya para jemaah mengikuti empat kali manasik di tingkat kecamatan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan manasik tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan memastikan seluruh jemaah benar-benar memahami teknis ibadah sesuai tuntunan syariat.
“Manasik ini untuk memastikan jemaah memahami teknis pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat. Harapannya, seluruh jemaah siap lahir dan batin,” ujarnya, Minggu (15/2).
Selain pemahaman rukun dan wajib haji, materi juga difokuskan pada simulasi praktik ibadah serta pemahaman Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Aspek kesehatan turut menjadi perhatian, mengingat kondisi fisik jemaah menjadi faktor penting dalam kelancaran ibadah di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i, menekankan pentingnya konsep Tri Sukses Haji, yakni sukses penyelenggaraan, sukses ibadah, dan sukses memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Jemaah tidak hanya berangkat, tetapi juga diharapkan pulang membawa nilai kebaikan,” katanya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Batam yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Batam, Heriman. Ia mengingatkan jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah.
Dengan pembekalan tersebut, ratusan calon jemaah haji Batam diharapkan dapat menunaikan ibadah secara tertib dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

