Sektor Pariwisata Kepri Mencatatkan Kinerja Menjanjikan dengan 1,6 Juta Kunjungan Wisman di 2025

KEPRI – Sektor pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tercatat mencapai 2.027.037, dengan Kota Batam berkontribusi besar terhadap angka tersebut.

Meskipun Batam tetap menjadi pintu masuk utama, pencapaian ini mencerminkan keberhasilan lebih luas dari seluruh destinasi di Kepri dalam menarik minat wisatawan asing.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah kunjungan wisman ke Kepri ini melebihi target yang ditetapkan, dengan Batam mencatatkan 1.613.202 kunjungan, melebihi target yang dipatok Pemerintah Kota Batam sebelumnya, yakni 1,5 juta.

Keberhasilan ini, meskipun masih didominasi oleh wisatawan asal Singapura dan Malaysia, menunjukkan bahwa Kepri memiliki daya tarik yang semakin kuat di kalangan wisatawan internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat.

“Pencapaian ini adalah bukti sinergi yang terjalin dalam menciptakan lingkungan yang mendukung sektor pariwisata, serta menunjukkan tren positif yang terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (6/1).

Meskipun Batam tetap mendominasi, dengan lebih dari 789.000 kunjungan wisatawan asal Singapura, sektor pariwisata di wilayah lain di Kepri juga turut mengalami perkembangan.

Jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi selain Batam, seperti Tanjung Pinang dan Bintan, menunjukkan peningkatan signifikan, dengan destinasi-destinasi ini mulai menarik lebih banyak wisatawan dari negara-negara seperti China, India, dan Filipina.

Pada bulan Desember 2025, sektor pariwisata Kepri mencatatkan puncak kunjungan yang signifikan dengan 195.525 kunjungan wisman, mencerminkan peningkatan mobilitas internasional dan keberhasilan pengelolaan pariwisata lokal.

Dia menambahkan bahwa tren pertumbuhan ini berpotensi terus berlanjut, seiring dengan upaya peningkatan kualitas destinasi dan penyelenggaraan acara internasional di berbagai lokasi di Kepri.

Secara nasional, Provinsi Kepri menempati posisi ketiga sebagai pintu masuk wisman terbesar di Indonesia sepanjang 2025, di bawah Bali dan DKI Jakarta. Hal ini semakin menunjukkan bahwa Kepri, dengan kontribusi Batam sebagai penggeraknya, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan di pasar wisata internasional.

“Kami berharap, dengan terus memperkuat promosi, meningkatkan kualitas acara, dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif, sektor pariwisata Kepri akan semakin berkembang dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” jelasnya.

Posted in Kepri and tagged , .