Batam – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) berbasis praktik industri guna mencetak lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 5 Kota Batam, Kecamatan Sagulung, Jumat (9/1).
Wagub menegaskan, penguatan SMK dilakukan melalui peningkatan fasilitas pelatihan dan laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri. Untuk itu, Pemprov Kepri akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dan pihak sekolah.
“Kita ingin SMK benar-benar menghasilkan lulusan yang siap kerja. Fasilitas dan pelatihan harus sesuai dengan kebutuhan industri yang ada di Kepri,” katanya.
Menurutnya, lulusan SMK di Kepri memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di kawasan industri, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hingga bekerja ke luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Namun peluang tersebut harus dibarengi dengan keterampilan yang mumpuni.
“Kalau tidak siap dan tidak punya keterampilan, tentu akan sulit diterima,” tegasnya.
Selain kesiapan kerja, dia juga mendorong pengembangan kurikulum kewirausahaan di SMK. Ia berharap lulusan SMK tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Kita tidak hanya ingin mencetak pekerja, tetapi juga wirausaha dan manajer yang bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur juga meninjau langsung proses pelatihan dan sarana praktik siswa, mulai dari simulator kapal, fasilitas pengelasan, hingga kesiapan laboratorium teknik. Ia menekankan pentingnya pelatihan berbasis praktik nyata, khususnya di bidang pengelasan, baik manual welding, automatic welding, maupun pengelasan profesional.
“Kalau bisa bukan hanya simulasi, tetapi langsung praktik. Dunia industri membutuhkan tenaga yang benar-benar terampil,” ujarnya.
Hal-hal yan disoroti adalah besarnya kebutuhan tenaga kerja di bidang perkapalan dan arsitektur kapal, seiring berkembangnya galangan kapal dan kawasan industri di Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.
Selain meninjau fasilitas, Wagub turut memotivasi para siswa agar menjaga disiplin, rajin belajar, dan terus mengembangkan keterampilan. Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Riau yang berada di peringkat tiga nasional menjadi bukti kualitas sumber daya manusia Kepri sangat baik.

