Batam – Periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mendorong peningkatan signifikan pergerakan wisatawan ke Kota Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Lonjakan arus penumpang mulai terlihat sejak pertengahan Desember, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat untuk berlibur dan pulang kampung.
Pengelola Bandara Hang Nadim Batam, PT Bandara Internasional Batam (BIB), mencatat potensi pergerakan penumpang mencapai sekitar 230.000 orang sepanjang masa libur Nataru, dengan rata-rata 15.000 penumpang per hari. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi liburan akhir tahun.
Direktur Operasi PT BIB, Anton Marthalius, mengatakan peningkatan mobilitas penumpang turut memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Menurutnya, konektivitas udara menjadi faktor utama dalam mendukung arus masuk wisatawan ke Batam.
“Bandara Hang Nadim berperan sebagai gerbang utama wisatawan yang datang ke Batam. Selama libur Nataru, pergerakan penumpang diproyeksikan meningkat signifikan dibanding hari normal,” katanya, Minggu (21/12).
Puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 4 Januari 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola bandara mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Posko terpadu ini melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan operasional bandara berjalan lancar serta pelayanan terhadap penumpang tetap optimal. Fokus pengawasan meliputi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara.
Seiring mendekatnya puncak liburan, aktivitas penumpang di sejumlah area pelayanan bandara, seperti konter check-in dan ruang tunggu, terpantau semakin padat. Kondisi ini menjadi indikasi meningkatnya arus wisatawan yang memanfaatkan momentum libur akhir tahun untuk berkunjung ke Batam. (mer

