Batam – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI kembali melanjutkan misi kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di Sumatra dengan memberangkatkan kapal patroli KN Pulau Dana-323 menuju Aceh. Kapal tersebut mengangkut 90 ton bantuan logistik dan dilepas secara resmi dari Dermaga Magcobar, Batu Ampar, Batam.
Pelepasan kapal dilakukan oleh Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Bambang Somantri. Bantuan yang dikirimkan merupakan hasil akumulasi sumbangan dari berbagai lapisan masyarakat, instansi, serta pihak terkait yang disalurkan melalui Bakamla RI.
Logistik seberat 90 ton tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Aceh, pada Sabtu (20/12). Bantuan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan air mineral. Selain itu, turut disertakan obat-obatan, perlengkapan bayi, perlengkapan tidur, serta peralatan pendukung seperti genset dan penanak nasi.
“Kami juga mengirimkan perlengkapan tambahan berupa tikar untuk mendukung kenyamanan warga di lokasi pengungsian. Seluruh bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Bambang saat melepas keberangkatan kapal, Kamis (18/12).
Pelayaran KN Pulau Dana-323 merupakan misi kemanusiaan tahap kedua yang dilaksanakan Bakamla RI untuk wilayah Sumatra. Sebelumnya, pada Kamis (11/12), Bakamla RI Zona Barat telah mengirimkan bantuan tahap pertama sebanyak 70 ton menggunakan kapal patroli KN Pulau Nipah-321.
Dia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana selama situasi masih membutuhkan. “Harapannya negara hadir untuk membantu masyarakat. Kami siap secara alutsista untuk mendistribusikan bantuan tersebut,” tegas Bambang.
Dalam misi ini, Bakamla RI memfokuskan pendistribusian bantuan di wilayah Aceh. Sementara itu, penanganan bantuan untuk wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat dikoordinasikan oleh instansi terkait lainnya sesuai pembagian tugas.
Acara pelepasan kapal bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Bakamla RI serta perwakilan instansi terkait. Melalui misi kemanusiaan ini, Bakamla berharap bantuan dapat tiba tepat waktu dan tersalurkan secara cepat serta tepat sasaran kepada masyarakat Aceh yang tengah berada dalam kondisi darurat. (yul

